SERI RUMAH IDE AWARD

SERI RUMAH IDE AWARD
Imelda Akmal

Nama Proyek : Seri Rumah Ide Award
Lokasi : –

Penyelenggara : Seri Rumah Ide – IMELDA AKMAL


LOMBA DESAIN FASADE

Rumah Minimalis Berwarna Primer

Deskripsi Pemilik Rumah

Setiap rumah tentunya memiliki konsep tersendiri disesuaikan oleh pemilik rumah. Karena tidak ditentukan pula siapa pemilik rumah, maka saya akan memutuskan sendiri pemiliknya. Pemilik rumah yang saya design adalah seorang profesional muda, dimana waktunya lebih banyak dihabiskan dikantor pada siang hari. Rumah lebih sering dinikmati pada malam hari sehingga dalam rancangan diutamakan rumah dapat memberikan suasana nyaman, menarik, dan hangat terutama pada malam hari. Yaitu dengan menempatkan lampu-lampu pada area depan rumah, diantaranya: pada nomor rumah, carport, tangga masuk, taman, dan pintu masuk.

(klik pada gambar untuk melihat lebih jelas)

Lokasi Rumah

Rumah ini berada pada areal perumahan sehingga batas antara bangunan pagar dan jalan tidak begitu dipermasalahkan perletakannya, apakah berhimpitan dengan jalan atau tidak.

Ide Bentuk

Ide bentuk diambil dari kubus (kubisme) dan tentunya lebih mengarah pada type minimalis, seperti type bangunan pada umumnya saat ini.

Lampu/lighting merupakan salah satu pembentuk arsitektur. Disini fungsi lampu selain sebagai pencahayaan juga berfungsi sebagai penegas objek arsitek tur. Lampu yang digunakan dengan type continuous light.

Pada area depan (landscape) mengaplikasi bangunan rumah jepang, yaitu pada waktu akan masuk ke dalam rumah maka si pemilik terlebih dahulu akan menentramkan jiwanya lalu masuk ke dalam rumah. Elemen pembentuknya dapat berupa air, tanaman, dan batu.

Pemilihan Warna

Disini saya memberanikan diri memilih warna-warna primer dalam berbagai elemen arsitektur, yaitu: merah, kuning, biru dan warna sekunder, yaitu hijau dan warna tersier, yaitu: coklat. Elemen-elemen warna tidak diletakkan bercampur aduk karena tidak akan pernah serasi, tetapi diletakkan pada area/elemen tertentu. Warna biru adalah sebagai penyatu dan penegas warna-warna didalam design dan ditambah dengan perpaduan warna putih serta hitam (warna netral)

Apresiasi warna tidak hanya dalam bentuk bangunan tetapi juga pada landscape, yaitu warna tanaman dan perkerasan bangunan.

Keamanan

Keamanan bangunan lebih diutamakan pada bangunan ini. Hal ini dapat dilihat dari layout denahnya dimana pembagian privasi ruang benar-benar tercipta. Dan keamanan tentu bukan hanya dari luar tetapi juga dari dalam, yaitu keamanan dari kejahilan pembantu-pembantu. Jadi, bila sipemilik bepergian dalam waktu yang cukup lama maka rumah dalam keadaan aman dan pembantu dapat beraktifitas seperti biasanya.

LOMBA DESAIN KAMAR MANDI

WAREHOUSE BATHROOM

Konsep & Gagasan Bentuk

Karya ini merupakan karya yang menganut gaya arsitektur tepat guna, seperti yang banyak diterapkan oleh alm. Romo Mangun Wijaya, dimana semua benda dapat memiliki nilai artistik bila diolah kembali.


Deskripsi Ruang & Pemilik

Ruang yang digunakan untuk WC ini adalah sebuah gudang tambal ban di tepi sungai. Pemilik ruang adalah seorang musisi yang merupakan fans Dewa 19. Dimana karya-karya musisinya sangat terinspirasi oleh karakter musik Dewa 19. Menurutnya, kebanyakan karya bagus berawal dari merenung di wc.


Aplikasi Warna

Warna yang digunakan adalah “warna natural”, yaitu warna asli yang dimiliki oleh suatu benda. Dan warna aplikasi dari logo dan simbol Dewa 19, yaitu: Merah, Kuning dan Hitam.

Ragam Material dan Saniter

– Lantai

Lantai dibuat seperti setting panggung. Lantai dibedakan menjadi dua, yaitu: lantai kering dan lantai basah. Perbedaan jenis lantai dikarenakan aktfitas dikedua ruang sangat berbeda. Pada ruang lantai basah aktifitas untuk menimbulkan cipratan air dan genangan air lebih besar dibandingkan ruang lantai kering.

Untuk lantai kering diberi material parket dengan lapisan anti air dan berwarna coklat muda. Untuk lantai basah diberi material keramik bermotif kayu berwarna coklat tua. Pada bagian pinggir lantai diberi list dari keramik bermotif bunga dengan warna putih dan coklat agar lebih harmonis dan ruangan lebih fokus.

– Dinding

Dinding terbuat dari bahan kayu dan tentunya telah dilapisi lapisan anti air.

– Pintu

Pintu dibuat dengan material kayu dilapisi cat dan pelapis anti air.

– Jendela

Jendela terbuat dari material kayu dilapisi cat dan pelapis anti air. Dinding pada jendela berdimensi lebih besar agar bisa digunakan untuk meletakkan benda, seperti sikat gigi, remote TV, botol minuman. Untuk mengurangi silaunya cahaya matahari dipasang screen/cray aluminium. Screen ini juga bisa sekaligus penutup jendela dari view luar ruangan.

– Ruang Gantung Pakaian dan Meletakkan Pakaian/Handuk

Untuk menggantungkan pakaian digunakan tanduk rusa dan kepala rusa yang telah diawetkan. Dan pada bagian bawahnya terdapat ban yang sekaligus dapat meletakkan pakaian/handuk. Tentunya ban telah dilapisi dengan cat hitam yang anti air agar pakaian tidak kotor saat diletakkan diatasnya.

– Dinding Partisi

Ruang ini dibentuk dari bak kecil, membatasi ruang toilet dan area kering. Landasan diberi koral bulat putih dan partisi terbuat dari ranting kayu yang disusun. Dinding ini berfungsi agar view dari pintu tidak dapat mengarah langsung ke toilet.

– Kloset

Kloset yang digunakan adalah tipe kloset duduk. Pada bagian kanan(dalam keadaan duduk dikloset) terdapat shower pembersih dan pada bagian kiri terdapat tisu. 2 pembersih ini diletakkan karena tidak semua orang nyaman menggunakan tisu toilet sebagai pembersih. Dinding kloset diberi tambahan kaca agar pada ruang ini lebih terlihat luas dan bersih.

– Bak Mandi & Shower

Bak Mandi yang digunakan adalah yang memiliki tumpuan sendiri (tidak tertanam), air yang mengalir dapat berupa air panas atau air biasa. Pada bagian atas bak terdapat shower sehingga bak dapat multifungsi, sebagai bak untuk berendam atau untuk shower /membilas.

– Ruang TV

Ruang TV menggunakan rak yang terbuat dari drum bekas yang dipotong. Pada bagian rak diberi tambahan kayu yang diganjal dengan besi yang tembuskan ke drum. Ruang TV digunakan sebagai media untuk mencari inspirasi dari pemutaran video Dewa 19. Ruang TV ini sedapat mungkin dapat disaksikan baik dari toilet maupun dari bak mandi.


– Ruang Rias

Ruang rias menggunakan cermin dan botol bekas yang disusun, pada bagian dalam botol terdapat besi yang dipakukan ke dinding. Ruang ini mengambil bentuk seperti ruang make-up artis dimana ada lampu yang berjejer mengelilingi cermin.

– Wastafle

Wastafle menggunakan tipe yang menggantung langsung ke dinding. Diletakkan pada area sirkulasi akhir ketika si pemilik akan keluar dari ruangan karena kegiatan di wastafle biasanya merupakan aktifitas akhir di toilet.

– Pencahayaan

Untuk pencahayaan alami, ruangan mengandalkan 2 buah jendela. Sedangkan untuk penerangan buatan/lampu. Yaitu:

Pencahayaan secara kesuluruhan dilakukan dengan meletakkan lampu pijar yang berada di plafond. Untuk lampu secara artistik, menggunakan 2 cara.

Yang pertama diletakkan pada bagian dalam ban. Lampu yang digunakan adalah jenis flourecent donat. Plat besi pada ban dipotong dan hanya diambil 1 bagian saja. Dari lampu ini menghasilkan cahaya yang terbentuk dari perlubangan plat pada ban.

Yang kedua diletakkan pada ruang hias, menggunakan botol bekas softdrink. Lampu dimasukan kedalam botol dan otomatis akan menghasilkan jenis lampu sorot. Botol dirangkai menjadi 2 dan menyorot bagian atas dan bawah dinding.

– Vegetasi

Agar ruang lebih berkarakter, digunakan vegetasi yang menyerupai bentuk ranting. Pot menggunakan ember bekas yang terbuat dari besi/seng. Vegetasi ini diletakkan pada area yang tidak mengganggu sirkulasi pengguna.

– Garis Polisi

Garis polisi disini bukan hanya sebagai hiasan, tapi juga berfungsi membatasi ruang seperti kamar mandi biasanya, yaitu dinding atas dan bawah. Garis polisi tentu agak sulit mendapatkannya dari polisi sehingga harus dibuat sendiri, bahan terbuat dari plastik banner (plotting outdoor) /yang diprint.

– Aksesori Dewa 19

Karena tujuan ruang ini bukan hanya untuk bersih-bersih tetapi juga untuk menggali inspirasi maka diletakkan beberapa aksesori Dewa 19, baik berupa bendera logo dan poster.

– Plafond

Plafond terbuat dari multiplek yang dipasang mengikuti bentuk atap.

ARTDECO BATHROOM

Konsep & Gagasan Bentuk

Karya ini diilhami dari karya-karya klasik bangunan bergaya artdeco, dimana sebuah bangunan dirancang dengan megah (skala keagungan), penuh ukiran, terdapat patung dan pengguna bisa merasakan kemewahan bangunan didalamnya.

Aplikasi Warna

Karya Artdeco sesungguhnya biasanya hanya diisi dengan satu warna & bersifat monochrome. Tetapi, didalam karya ini perancang mencoba mengeksplorasikan beberapa warna, seperti Merah muda, Kuning kecoklatan, Coklat tua, Kuning emas dan hijau(warna vegetasi). Untuk mempertahankan nuansa artdeco klasik, Warna putih tentunya lebih didominasikan.

Ragam Material dan Saniter

– Lantai

Lantai dibedakan menjadi dua, yaitu: lantai kering dan lantai basah. Perbedaan jenis lantai dikarenakan aktfitas dikedua ruang sangat berbeda. Pada ruang lantai basah aktifitas untuk menimbulkan cipratan air dan genangan air lebih besar dibandingkan ruang lantai kering.

Untuk lantai kering diberi material keramik yang lebih kasat dari pada lantai basah, berkarakter seperti batu candi, dan disusun miring. Untuk lantai basah diberi material keramik putih, disusun sejajar dengan ruangan. Orientasi pemasangan keramik dan perbedaan warna antara ruang basah dan kering dengan tujuan untuk mempertegas ruangan. Dan ruangan-ruangan tersebut terbentuk dengan pola lengkung menyesuaikan Bak Jacuzy, Ruang Shower, dan Toilet.

– Dinding

Dinding dibedakan areanya, yaitu area atas dan bawah. Hal ini dimaksudkan agar pengguna lebih fokus melihat ruangan ketika beraktifitas, dan lis pada dinding juga untuk mempertegas ruangan. Dinding bawah menggunakan warna lebih gelap dibanding dinding atas dengan material keramik. Dan lis dinding menggunakan keramik dengan bentuk setengah lingkaran. Untuk membedakan dinding dan plafond, ruang basah dan kering secara vertikal, terdapat dinding asli (tanpa keramik) dengan warna coklat tua, menyerupai warna keramik dinding atas.

– Kolom

Kolom dengan bentuk arsiran lengkung memberikan nuansa atraktif, dinamis, dan menyesuaikan bentuk ruang lantai. Ruas-ruang lengkungan dibentuk dari material plesteran dan acian yang diberikan perkuatan paku (sebagai angkur) didalam plesteran.

Pada kolom yang berdekatan dengan shower diletakkan towel handuk karena aktifitasnya berdekatan

– Ruang Gantung Pakaian

Ruang ini terbentuk seperti lemari built-in. Baju handuk atau pakaian ganti si pengguna ruang diletakkan dalam ruang khusus agar lebih eksklusif, tidak menggantung pada pintu atau menancap didinding seperti kebiasaan banyak orang. Ruang ini juga untuk mengantisipasi cipratan air. Ruang ini bermaterialkan keramik dinding atas.

– Pintu

Pintu dibuat dengan material kayu dilapisi cat dan pelapis anti air. Pintu dirancang dengan penuh lis yang dicat metalic. Perlubangan diisi dengan cermin.

– Jendela

Hampir serupa materialnya dengan pintu. Pada bagian tengah perlubangan diisi dengan kaca yang lebih tinggi tingkat daya tembus pandangnya dibandingkan pada bagian pinggir. Pada bagian luar ruangan diberi ukiran besi tempa, sehingga apabila dilihat dari dalam ruangan terjadi siruet dan bayangan dari besi tempa tersebut.

– Kloset

Kloset diletakkan pada area yang cukup tersembunyi jika dilihat dari pintu masuk dikarenakan agar privasi lebih diutamakan. Kloset yang digunakan adalah tipe kloset duduk. Pada bagian kanan(dalam keadaan duduk dikloset) terdapat shower pembersih dan pada bagian kiri terdapat tisu. 2 pembersih ini diletakkan karena tidak semua orang nyaman menggunakan tisu toilet sebagai pembersih.

– Jacuzy

Jacuzy dibuat lengkung dengan bahan keramik dinding bawah. Air dari water heater dialirkan menembus bak mandi ke ruang jacuzy. Apabila ingin dikuras maka pada bagian tengah jacuzy terdapat lubang untuk mengeluarkan air menuju pembuangan.

– Patung dan Bak Mandi

Ide patung berasal dari bentuk virgo dan pegasus yang disatukan. Patung terbuat dari jaring kawat, agar ringan, dan dilapisi plesteran serta acian. Untuk finishing menggunakan cat putih diberi laminasi glossy. Air yang keluar dari patung merupakan air sirkulasi dari bak mandi-pompa-patung. Pompa disimpan pada area dasar/landasan patung. Dari pompa, air dialirkan melalui pipa yang tertanam pada patung dan dipancurkan lewat guci patung.


– Ruang Shower

Ruang shower menggunakan shower screen yang terbuat dari almunium dan kaca bersanblasted sticker. Sticker dipilih bermotif tumbuhan dan handle terbuat dari aluminium. Pada ruang shower tentunya menggunakan shower dan shower yang dipilih adalah shower jenis setempat,shower rain & handy shower, dengan tujuan meminimalkan plumbing di dinding. Dan ruang shower juga dilengkapi tempat sabun, shampo, dan parfum shower.

– Ruang Rias

Ruang rias memiliki wastafle untuk membersihkan tangan, bersikat gigi, dan bercukur. Peralatan-peralatan tersebut disimpan dalam lemari yang terletak pada bagian bawah. Lemari menggunakan bahan kayu yang dilaminasi cat anti air dan berukirkan motif tumbuhan. Kaca ruang hias diberi potongan-potongan kaca yang dirangkai membentuk bingkai untuk memperkuat kesan mewah pada ruangan.

– Pencahayaan

Pada karya-karya artdeco, pencahayaan buatan yang biasa digunakan adalah omni (Lampu pijar) dan lilin. Disini perancang menggunakan lampu pijar utama pada bagian tengah ruangan dan lampu pijar tambahan pada bagian dinding. Untuk memperkuat kesan hidup pada patung, maka perancang menggunakan pencahayaan spot (lampu sorot) karena dapat menciptakan bayangan dan pencahayaan yang lebih tegas sehingga patung lebih terdramatisir lekuk tubuhnya.

– Vegetasi

Vegetasi yang digunakan pada rancangan ini adalah berfungsi memberikan nuansa asri pada design, terutama pada pandangan (view). Maka vegetasi yang digunakan hanyalah vegetasi imitasi/buatan karena jika menggunakan vegetasi asli akan sulit merawatnya dan dapat merubah kualitas air serta ruangan bila tidak terawat.

Untuk menutup celah antara ruang shower, bak dan jacuzy maka dipilih bambu karena pohon tersebut memiliki karakter, memberi transparansi pada ruang.

Pada bagian ujung dari bak mandi diberikan tumbuhan air dengan bunga kuning supaya ruang lebih dinamis dengan warna bunga tersebut dan membuat asri ruangan.

– Plafond

Plafond terbuat dari gypsum termasuk profil plafond. Pada bagian patung, plafond diturunkan untuk mempertegas ruangan dan memberikan keserasian antara plafond dan bak mandi.

  1. December 14, 2013 at 5:22 pm

    Hi there! I just wanted to ask if you ever have any problems with
    hackers? My last blog (wordpress) was hacked and I ended up losing many months
    of hard work due to no backup. Do you have any solutions to prevent hackers?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: